Politik etis untuk pertama kalinya dicetuskan oleh

Berikut ini Kunci Jawaban Soal Sekolah Tentang Politik etis untuk pertama kalinya dicetuskan oleh

Mata pelajaran: IPS Sejarah

Kelas: XII SMA IPA

Kategori: Masa Pendudukan Belanda

Kode Kategori berdasarkan kurikulum KTSP: 11.3.4

Kata kunci: Politik etis,
dicetuskan

 

Jawaban:

Politik etis untuk pertama kalinya dicetuskan
oleh VAN DEVENTER.

Van Deventer memperjuangkan nasib bangsa Indonesia dengan
menulis karangan dalam majalah De Gids yang berjudul Eeu Eereschuld (Hutang
Budi). Van Deventer menjelaskan bahwa Belanda telah berhutang budi kepada
rakyat Indonesia. Hutang budi itu harus dikembalikan dengan memperbaiki nasib
rakyat, mencerdaskan dan memakmurkan.

 

Pembahasan:

Dalam pidato kenegaraannya, Ratu Belanda (Wihelmina) pada tahun 1901 berkata
:

“Negeri Belanda mempunyai kewajiban untuk mengusahakan
kemakmuran dari penduduk Hindia Belanda”. 

 

Politik Etis atau Politik Balas Budi ialah suatu pemikiran yang menyatakan
bahwa pemerintah Hindia belanda bertanggung jawab moral bagi kesejahteraan
pribumi,pemikiran ini merupakan kritik terhadap politik tanam paksa.

 

Faktor yang melatarbelakangi politik etis antara lain:

1. tanam paksa menguntungkan Belanda, tetapi membuat rakyat Indonesia
menderita.

2.Kaum kapitalis dari Belanda, Inggris, Amerika, Belgia, Cina, dan Jepang
memperoleh keuntungan besar terhadap eksploitasi tanah. Rakyat Indonesia
terbebani dalam penerapan sistem ekonomi liberal.

3.Rakyat kehilangan tanah miliknya. Mereka dipekerjakan sebagai golongan
buruh yang bekerja pada perkebunan, pabrik, dan tambang.

4.Adanya kritik dari kaum intelektual Belanda sendiri (Kaum Etis) terhadap
praktik liberal colonial, seperti Van Kol, van Deventer, de Waal, Baron van
Hoevell, dan Van den Berg.

a.De Waal : memperhitungkan bahwa sejak VOC hingga zaman ekonomi
liberal (1884) rakyat Indonesia berhak mendapatkan 528 gulden dari Belanda.
Bahkan apabila dihitung dengan bunganya maka akan menjadi 1585 juta gulden.

Baca Juga  Beberapa faktor yang dapat mendukung k3 kecuali

b. Van Deventer , pada tahun 1899 menulis artikel yang
diterbitkan majalah De Gids, dengan judul EEN ERESCHULD (tentang kehormatan).
Dalam artikel tersebut, VAN DEVENTER menyebutkan bahwa Belanda memperoleh
jutaan gulden setelah mengekploitasi Indonesia.

 

Politik Balas budi menurut VAN DEVENTER dibayar dengan cara (trilogi van
Deventer) yaitu :

a. Irigasi yaitu pengairan

Diselenggarakannya pengairan yang teratur tidak untuk sawah-ladang kaum
petani melainkan untuk kepentinga perkebunan-perkebunan tebu dan tembakau milik
pengusaha asing.Jadi nasib kaum petani
Indonesia tidak berubah.

 

b.Emigrasi yaitu perpindahan penduduk

Pemindahan penduduk ke luar Jawa tidak untuk memberikan lapangan kerja baru
yang menguntungkan melainkan untuk menyediakan buruh yang murah bagi perusahaan
perusahaan asing.para pengusaha asing
diluar Jawa terutama yang mengusahakan perkebunan sangat sulit memperoleh
tenaga dan penduduk setempat padahal mereka sangat membutuhkan.

 

c.Edukasi yaitu pendidikan

Pemerintah colonial Hindi Belanda membangun sekolah-sekolah bertujuan untuk
memenuhi kebutuhan mengenai pegawai-pegawai rendahan yang murah Indonesia yang
dijadikan daerah penghasil bahan mentah. Oleh karena itu rakyat pribumi harus
tetap bodoh.

 

Dengan adanya rakyat yang bodoh maka jumlah kebutuhannya pun sedikit.Dengan
upah sedikit sudah puas dan sudah bisa hidup. Oleh karena itu harga pokok bahan
mentah tetap murah sehingga Belanda dan para penanam modal mendapatkan laba
sebesar-besarnya.

 

c.Baron van hoevell : seorang pendeta prostestan yang secara
berapi-api meminta perbaikan nasib rakyat Indonesia dan disidang parlemen.

.

d.  Van Kol merupakan juru bicara golongan sosialis,
melancarkan kritik terhadap keadaan yang serba merosot di Indonesia karena
terus-terusan diterapkan politik drainage (penghisapan) kekayaan oleh
pemerintah Belanda dan tidak dibelanjakan di Indonesia.

 

Pengaruh dari pelaksanaan politik etis yaitu terbentuknya GOLONGAN
TERPELAJAR yang di pekerjakan sebagai pegawai Belanda, dan hasil pertanian yang
di lakukan oleh rakyat pribumi di ambil oleh Belanda.
Dengan demikian politik etis merupakan istilah halus dari tanam paksa.(Lt)

Baca Juga  Pada proses terjadinya efek rumah kaca gas co2 menyebabkan

 

 

Demikianlah Kunci Jawaban Soal Ujian Tentang Politik etis untuk pertama kalinya dicetuskan oleh Semoga Membantu.