tahap-tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah

tahap-tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah adalah

Tahap-tahap melakukan wirausaha makanan asli khas daerah dapat menerapkan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Tahap Memulai, ini merupakan tahap awal seseorang yang berniat melakukan usaha mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk berwirausaha. Pada tahap ini calon wirausahawan harus mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, diawali dengan melihat peluang usaha baru yang mungkin apakah membuka usaha baru, memodifikasi makanan asli daerah sehingga ciri khas yang baru muncul atau bahkan memutuskan untuk melakukan franchise. Tahap ini memerlukan analisis SWOT yang baik untuk menentukan arah ke depannya agar dapat mengantisipasi baik secarfa internal maupun eksternal.
  2. Tahap Melaksanakan Usaha, Pada tahap ini wirausahawan siap untuk menggerakkan usahanya, dimulai dari mengelola berbagai aspek yang mencakup usahanya, seperti pembiayaan (modal, karyawan, bahan baku, sewa tempat, dan lain-lain), perlengkapan, sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung roda usaha, dan sebagainya. Dalam hal ini, seorang wirausahawan harus menunjukkan sifat kepemilikan, organisasi, kepemimpinan yang meliputi bagaimana dalam bertindak, bertanggung jawab, mengambil risiko dan mengambil keputusan dalam pemasaran sampai evaluasi.
  3. Tahap Mempertahankan Usaha, Pada tahap ini wirausahawan harus memiliki keahlian personal untuk menganalisis perkembangan yang telah dicapai yang nantinya akan ditindak lanjuti sesuai dengan kondisi. Semakin berjalannya usaha makanan, tentu ada tahap apakah usaha tersebut akan berkembang atau tidak, sehingga wirausahawan harus memiliki kemampuan untuk bersaing dan melihat peluang yang ada untuk mempertahankan usahanya.
  4. Tahap Mengembangkan Usaha, Pada tahap ini pemikiran kreatif dan inovatif dibutuhkan untuk mendukung seorang wirausahawan mengembangkan usahanya. Dalam berwirausaha, kita sebagai wirausahawan harus memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen, tentu pada jangka waktu yang tidak dapat ditentukan, produk atau jasa yang ditawarkan pasti akan terlihat biasa saja dimata konsumen, sehingga diperlukan pembaruan, inovasi, yang membuat konsumen dapat tertarik kembali

Pembahasan:

Wirausaha merupakan salah satu bidang kerja dimana seseorang yang memiliki keberanian mengelola usaha secara mandiri menggunakan segala sumber daya yang ia miliki. Klasifikasi wirausaha dapat dibagi menjadi kuliner, tekstil, meubel atau perabotan, jasa, dan lain-lainnya. Dalam soal yang diberikan berwirausaha kuliner tentu menjadi pilihan menarik di Indonesia ini yang memiliki ciri khas disetiap daerahnya soal makanan.

Baca Juga  pencatatan di sisi debet akun buku besar dilakukan apabila terjadi

Tentu dalam penerapannya, selain 4 tahap di atas yang telah dijabarkan, pada tahap memulai untuk menentukan pilihan kuliner khas dapat melakukan hal yang perlu dipertimbangkan oleh seorang wirausahawan, seperti:

  • Tahapan imitasi, pada tahap ini wirausahawan akan melakukan peniruan dari berbagai ide yang sudah ada di lapangan atau usaha lain yang sudah lebih dulu ada untuk dijadikan inspirasi. Imitasi mengharuskan wirausahawan mampu menganalisis dimulai dari teknik produksi yang dilakukan, desain untuk kemasan atau bahkan produk, hingga bagaimana prosesnya untuk sampai ke tangan konsumen. Dari analisis yang dilakukan, mulai dapat menentukan pemasaran yang cocok atau strategi pemasaran yang dapat mendukung usaha baru makanan khas daerah tersebut.
  • Tahap duplikasi, Wirausahawan mulai berinovasi, melakukan trial and error dari berbagai macam analisis yang sudah didapatkan atau disimpulan yang kemudian menjadi pengembangan dari ide yang sudah ada menjadi ide baru yang belum pernah ada.
  • Tahap menciptakan produk sendiri, Tahap terakhir yaitu wirausahawan telah menemukan apa yang menjadi ciri khas makanan asli daerah yang dimilikinya. Pada tahap ini akan mulai untuk menciptakan hasil yang dianggapnya lebih baik dari pada makanan khas sebelumnya dengan menciptakan berbagai macam produk yang baru yang berbeda dari para kompetitornya.